Header Ads

20 Ribu Ton Beras Akan Dimusnahkan Oleh BULOG ?




 Terdapat 100 ribu ton beras yang tersimpan di gudang Bulog. Dari jumlah itu, sebanyak 2,3 juta ton sudah tersimpan lebih dari 4 bulan. sedangkan 20 ribu ton sudah disimpan lebih dari dua tahun20 ribu ton cadangan beras pemerintah (CBP) itulah yang akan dimusnahkan oleh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog). Alasannya, puluhan ribu ton beras itu mengalami penurunan mutu (disposal stock) akibat terlalu lama disimpan di gudang. Jumlah beras yang akan dimusnahkan itu fantastiss, yakni Rp 160 miliar, entah apa jadinya petani yang mengetahui hal ini.


Beras mempunyai batas waktu penyimpanan di gudang. Semakin lama disimpan di gudang, maka kualitas semakin turun. Beras yang dilepas Bulog berasal dari pengadaan tahun 2016 hingga 2017.


Di samping faktor waktu penyimpanan, pola perawatan menjadi sama pentingnya untuk melindungi kualitas beras. Serangan hama bisa merusak beras saat disimpan d gudang. Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Tri Wahyudi Saleh, mengatakan Bulog mempunyai standard operasional prosedur (SOP) pemeliharaan dan perawatan stok beras. Serangan hama diatasi dengan penyemprotan setiap bulannya di gudang. Selain itu, pegawai Bulog melakukan fumigasi setiap tiga bulan.



Direktur Utama Bulog Budi Waseso menyebut Menteri Keuangan Sri Mulyani bakal mengganti kerugian Perum Bulog. Selain itu Buwas menjanjikan pemusnahan beras tidak sepenuhnya dibuang, tetapi akan diolah menjadi produk lain seperti tepung, makanan ternak, dan ethanol.

Tidak ada komentar