Header Ads

Ridwan Kamil Rencanakan Wajib Tanam 100 Pohon Pada Pasangan Yang Bercerai


Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil segera mengeluarkan surat edaran memasifkan gerakan tanam pohon untuk mendukung pemulihan daerah aliran sungai (DAS) Citarum. Salah satu poinnya bisa berisi mewajibkan pasangan yang bercerai untuk menyumbang 100 pohon.
Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, gerakan pemulihan DAS Citarus sudah dimulai dengan penanaman 17.150 pohon Blok Caringin Tilu, Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Gerakan nasional ini akan masif tahun depan dengan menanamkan 25 juta pohon.

"Saya amati secara teori filosofi, manusia menganggap alam sebagai supporting system bukan partner. Jadi, alam boleh dirusak, boleh ditebang untuk eksistensi manusia. Itu pikiran keliru," ujar Emil, Senin 9 Desember 2019.
Untuk menguatkan gerakan ini, Emil segera mengeluarkan surat edaran agar masyarakat terlibat secara aktif menyumbang pohon. Pihaknya mengaku akan melengkapi kebijakan tersebut dengan beberapa aturan.
"Akan kita siapkan, seperti yang mau menikah bisa menyumbang sepuluh pohon, yang cerai 100 pohon, yang lulus SD, SMP, SMA sepuluh pohon, dan lain-lain untuk partisipasi," ujarnya.
Untuk mengawasi keberadaan pohon yang sudah ditanam, ia meluncurkan aplikasi e-Tanam. Pada dasarnya, aplikasi tersebut memungkinkan publik untuk mengetahui progres penghijauan yang dilakukan di Provinsi Jawa Barat.
Aplikasi ini akan memuat informasi pohon per lokasi, mulai dari kabupaten, kecamatan, dan desa. Selain lokasi, publik juga dapat mengetahui jenis pohon, jumlah pohon, tahun tanam, sampai  dengan kegiatan penanamannya.
Masyarakat pun dapat terlibat dengan melaporkan sendiri pohon yang telah ditanam melalui aplikasi itu.
"Aplikasi ini untuk mengajak warga berpartisipasi dan mengetahui hasil tanamannya itu direkam di koordinat yang bisa dicek di e-Tanam tadi. Sehingga kalau ada 25.000 penanam, ada 25.000 titik yang sering kita monitor," kata Emil.

Tidak ada komentar